desa sembungan dieng

Istimewanya Desa Sembungan, Desa Tertinggi di Pulau Jawa

Yang Tertinggi Memang yang Dicari. Di artikel beberapa objek wisata andalan Dieng seperti Bukit Sikunir, Telaga Cebong, dan Curug Sikarim, Anda pasti banyak melihat pembahasan sekilas tentang Desa Sembungan. Lokasi Desa Sembunga cukup dekat dari Dataran Tinggi Dieng dengan waktu tempuh 30 menit saja, tepatnya di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Namun, apa yang sebenarnya membuat Desa Sembungan istimewa? Desa Sembungan yang berada di ketinggian 2306 meter di atas permukaan laut ini telah mendapat predikat desa tertinggi di Pulau Jawa. Letaknya yang tinggi memungkinkan Anda menyaksikan keindahan sebagian Dataran Tinggi Dieng, Negeri Atas Awan.

Selain sebagai desa tertinggi di Pulau Jawa, Desa Sembungan disebut-sebut adalah desa yang pertama kali di huni masyarakat Dataran Tinggi Dieng. Dari desa Sembungan inilah masyarakat Dieng berawal dan kemudian menyebar membentuk desa-desa lain di sekitarnya. Keistimewaan Desa Sembungan inilah yang membuatnya terkenal hingga ke luar negeri ini. Jadi, berwisata ke Dieng tidak akan lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Desa Sembungan dan merasakan kebanggaan telah menginjakkan kaki ke desa tertinggi di Pulau Jawa ini. Amazing!

Kentang dan Carica Unggul Khas Desa Sembungan
Awalnya perekonomian masyarakat Desa Sembungan biasa saja. Baru tahun 80-an perekonomian warga berubah dengan adanya inisiatif warga untuk mengolah lahan pertanian yang memang sudah sangat subur. Sejak saat itu sebagian besar penduduk Desa Sembungan berprofesi sebagai petani. Komoditas utama pertanian penduduk Desa Sembungan adalah tanaman kentang dan carica. Kedua tanaman yang berasal dari Desa Sembungan merupakan tanaman dengan kualitas terbaik. Kualitas terbaik yang disandang kentang dan carica Desa Sembungan terbentuk dari kesuburan tanah, suhu udara yang mendukung, dan petani yang sangat cakap mengolahnya. Produksinya juga melimpah. Seiring berjalannya waktu warga sudah mulai menggunakan alat-alat pertanian yang canggih untuk mendukung pertanian mereka. Kesuburan tanah, cuaca yang mendukung, petani yang cakap, alat pertanian yang canggih, empat komponen tangguh yang dimiliki Desa Sembungan. Tidak heran pendapatan masyarakat dari bidang pertanian sangat besar

Keberuntungan dan keberkahan memang selalu mengiringi Desa Sembungan. Kehidupan masyarakat yang semakin maju seiring bertambahnya pendapatan desa, membuat sistem pemasaran kentang dan carinya semakin baik. Selain menjual kentang dan carica mentah, penduduk Desa Sembungan telah berani melakukan inovasi dengan mengolah kedua komoditi pertanian ini menjadi makanan olahan unik yang bisa langsug dikonsumsi wisatawan. Tentu saja ini tambah menunjang pendapatan masyarakat.

Objek Wisata Desa Sembungan
Tidak hanya pertanian, kehidupan penduduk Desa Sembungan juga ditopang oleh pariwisatanya. Cukup banyak yang bisa ditawarkan Desa Sembungan bagi wisatawan. Lahan pertanian yang hijau dan luas berselimut kabut saja sudah mampu memanjakan mata pengunjung. Ditambah keberadaan objek-objek wisata di sekitar Desa Sembungan Bukit Sikunir, Telaga Cebong, dan Curug Sikarim yang menawarkan pemandangan alam yang indah dengan udara dingin khas Dataran Tinggi Dieng. Banyak wisatawan berbondong-bondong mendaki Bukit Sikunir dari Desa Sembungan untuk menyaksikan Golden Sunrise yang tersohor untuk kemudian menikmati indahnya Telaga Cebong dan sejuknya Curug Sikarim.

Pertanian dan Pariwisata yang Tak Terpisahkan
Keberadaan objek wisata dan predikat desa tertinggi yang disandang Desa Sembungan menjadi berkah tersendiri di bidang pariwisata. Luar biasanya, pariwisata Desa Sembungan yang kian terkenal tidak mematikan pertanian penduduknya. Bahkan, pariwisata Desa Sembungan mendukung pertaniannya. Misalnya saja keberadaan Telaga Cebong yang menjadi sumber pengairan lahan pertanian mereka. Selain itu, banyaknya pengunjung objek wisata Desa Sembungan membuat penduduk yang bekerja sebagai petani mempunyai lahan alternatif untuk memasarkan hasil pertanian, baik bahan mentah maupun bahan olahan.

Banyak lagi lahan pekerjaan yang muncul dari objek wisata Desa Sembungan Dieng ini dari skala kecil hingga besar. Mulai dari tukang parkir, penjaja makanan olahan dari kentang dan carica, guide, penyewaan kendaraan, fotografer sewaan, hingga bisnis penginapan yang menghasilkan keuntungan luar biasa. Penduduk manawarkan layanan terbaik untuk Anda yang ingin berwisata karena mereka sudah profesional. Penginapan yang ditawarkan di kawasan Desa Sembungan juga tidak akan mngecewakan Anda, baik dari segi fasilitas maupun harga.

Kehangatan Penduduk yang Membuat Pengunjung Tak Tahan untuk Mampir
Berkat pertanian dan pariwisata Desa Sembungan yang saling mendukung inilah perekonomian warga terus meningkat dan warga desa ini terkenal berkecukupan. Bahkan menurut data pihak kependudukan setempat, Desa Sembungan adalah desa dengan penduduk terbanyak yang naik haji di Jawa Tengah. Masyaallah. Penduduk Desa Wisata Sembungan juga terkenal dengan keramahan dan kehangatannya. Jika Anda berkunjung, Anda akan sering mendengar sapaan sopan dan tawaran untuk mampir dari penduduk yang telah menjadi budaya mereka. Jadi, jangan lewatkan berkunjung ke Desa Sembungan untuk merasakan pesona alam objek wisatanya, serta kehangatan penduduk desa. Kearifan lokal yang membuat siapa saja nyaman untuk berlama-lama berbaur dengan penduduk desa.